Wednesday, April 1, 2026

This Ain't a Fairy Tale - Part of Again, Again

 

CHAPTER 1


Once upon a time, there was a girl named Aldira.

To her parents, she was their little princess. She had an older brother who was always ready to protect her, and a cat that loved her very much.

In a small house filled with warmth and love somewhere in East Java, Aldira's life felt truly complete.

Until one day, something magical happened.

Just like the stories she had always believed in, the ones from her favorite fairy tales.

People called this magical thing… LOVE.

When she left home to study in the city of Yogyakarta, she met someone—someone who looked at her the way Prince Kit once looked at Cinderella.

A boy whose gentle sweetness made her believe she had finally found her soulmate.

And in that moment, Aldira felt her life blossom, from simply complete to perfectly magical.


ALDIRA

Begitulah kira-kira fairy godmother akan mendeskripsikan kisahku, seandainya aku hidup di dalam film live-action Disney. Kisah tujuh tahun lalu tepatnya, sebelum segalanya perlahan berubah–ehm, walaupun nggak betul-betul segalanya sih. Mas Iyan, kakakku, yang tadinya berprofesi sebagai dokter tetaplah menjadi dokter seperti cita-citanya sedari awal dan kini tinggal di rumah. Intinya, selain Mas Iyan, semua berubah.

PROLOG - Part of Again, Again

 

PROLOG


Lagi-lagi aku kembali ke sudut favorit yang biasa kudatangi untuk memesan gudeg hangat yang sudah lama kurindukan. Sepiring lengkap dengan ayam kampung, telur pindang, tahu, tempe, dan sambal krecek yang tidak terlalu pedas sudah tersaji di atas meja. Namun anehnya, begitu hidangan itu hadir di depanku, bukan ke makanan itu perhatianku tertuju, melainkan sepenuhnya pada pemilik porsi yang duduk di hadapanku.

Kepalaku terasa begitu penuh semenjak ia pamit sebentar ke kamar kecil. Bahkan keramaian resto di jam makan siang tidak mampu menandingi riuhnya isi kepalaku yang sibuk menerka ini dan itu. Terlebih saat ia kembali membawa sesuatu di kedua tangannya. Ia duduk lagi di kursinya sambil meletakkan pelan bawaannya.

Your favorite. Strawberry cake.”